whatsapp
whatsapp
Information About Electricity
Cara Mengatasi Lo Volt di Meteran Listrik dan Solusinya
15 January 2026

Meteran Listrik Muncul Lo Volt? Ini Penyebab dan Solusinya

 

Pernahkah Anda melihat tulisan “Lo Volt” muncul di layar meteran listrik (KWH meter)? Tulisan ini bukan sekadar notifikasi biasa, melainkan tanda adanya tegangan listrik yang terlalu rendah (Low Voltage) pada jaringan rumah Anda.

 

Masalah Lo Volt bisa menyebabkan lampu redup, alat elektronik tidak berfungsi normal, hingga potensi kerusakan pada perangkat listrik seperti kulkas, TV, atau mesin cuci. Untuk memahami cara mengatasinya, penting mengetahui apa penyebab Lo Volt, apa risikonya, dan bagaimana langkah penanganannya yang aman.

 

Apa Itu Lo Volt di Meteran Listrik?

 

Istilah “Lo Volt” berasal dari kata Low Voltage yang berarti tegangan rendah. Meteran listrik digital (KWH meter prabayar) akan secara otomatis menampilkan peringatan ini ketika tegangan turun di bawah 200 Volt, sedangkan tegangan normal rumah tangga di Indonesia adalah sekitar 220 Volt.

 

KWH meter pintar dilengkapi sistem proteksi yang secara otomatis memutus aliran listrik (relay open) jika tegangan terlalu rendah atau terlalu tinggi. Tujuannya adalah melindungi perangkat elektronik di rumah agar tidak rusak akibat lonjakan atau penurunan tegangan ekstrem.

 

Penyebab Munculnya Lo Volt di Meteran Listrik

 

Ada beberapa faktor umum yang menyebabkan peringatan Lo Volt muncul di meteran listrik, antara lain:

 

1. Kabel Listrik Longgar atau Kendor

 

Salah satu penyebab paling sering adalah sambungan kabel yang kurang kencang di area KWH meter, MCB, atau sambungan dari tiang listrik ke rumah. Kabel yang longgar dapat meningkatkan resistansi, mengakibatkan drop tegangan dan membuat meteran mendeteksi tegangan rendah.

 

2. Kabel Rusak atau Gosong

 

Kabel yang terbakar, meleleh, atau terkelupas dapat menyebabkan aliran listrik terganggu. Biasanya hal ini terjadi di sambungan kabel lama atau pada instalasi yang tidak memenuhi standar.

 

Segera periksa kabel utama dari tiang listrik ke rumah. Jika ditemukan tanda gosong atau hangus, jangan diperbaiki sendiri silahkan hubungi teknisi resmi PLN.

 

3. Tegangan Listrik di Area Turun (Gangguan dari PLN)

 

Dalam beberapa kasus, tegangan rendah bukan berasal dari instalasi rumah Anda, melainkan dari sisi jaringan PLN. Misalnya, ketika trafo di lingkungan Anda overload, kurang tinggi kapasitasnya, atau mengalami gangguan teknis, maka seluruh area bisa mengalami penurunan tegangan secara bersamaan.

 

Cara sederhana untuk memastikannya:

 

  • Coba tanyakan ke tetangga, apakah mereka juga mengalami hal yang sama.
  • Jika iya, kemungkinan besar sumber masalah ada di jaringan PLN.

 

4. Kualitas Instalasi Listrik yang Buruk

 

Penggunaan kabel tidak sesuai standar, sambungan tanpa konektor, atau isolasi yang rusak bisa menyebabkan penurunan tegangan signifikan. Kabel yang tidak berstandar SNI juga cenderung memiliki inti tembaga yang tipis, sehingga tidak mampu menyalurkan arus secara efisien. Gunakan kabel listrik SNI dari Wilson Cables untuk memastikan konduktivitas maksimal dan keamanan instalasi rumah Anda.

 

Gejala yang Menandakan Lo Volt

 

Selain tulisan “Lo Volt” di layar KWH meter, Anda mungkin juga akan menemukan tanda-tanda berikut di rumah:

 

  • Lampu redup meskipun listrik menyala.
  • Peralatan elektronik seperti kulkas atau pompa air tidak bekerja optimal.
  • MCB sering turun tanpa sebab jelas.
  • Meteran menampilkan simbol relay open (saklar terbuka).
  • Token listrik tidak bisa digunakan walaupun saldo masih ada.

 

Jika kondisi ini terjadi, segera lakukan langkah-langkah pemeriksaan awal sebelum menghubungi PLN.

 

Cara Mengatasi Lo Volt di Meteran Listrik

 

Berikut langkah-langkah aman dan efektif yang bisa Anda lakukan:

 

1. Periksa Kondisi Meteran dan Kabel

 

Lihat apakah ada tanda-tanda kabel longgar, berbau gosong, atau sambungan tidak rapat. Jika Anda tidak memiliki keahlian teknis, hindari membuka panel KWH sendiri, karena area tersebut merupakan tanggung jawab PLN.

 

2. Cek Tegangan dengan Multimeter

 

Gunakan alat pengukur (multimeter) untuk memeriksa tegangan di stopkontak. Jika nilainya di bawah 200 Volt, berarti memang terjadi penurunan tegangan serius.

 

3. Bandingkan dengan Tetangga

 

Jika tetangga Anda juga mengalami gejala serupa, kemungkinan besar sumber masalah berasal dari trafo PLN atau jaringan distribusi.

 

4. Laporkan ke PLN

 

Jangan mencoba memperbaiki sendiri bagian dari meteran atau kabel yang terhubung ke jaringan PLN. Segera laporkan melalui salah satu kanal resmi berikut:

 

  • Aplikasi PLN Mobile
  • Call Center PLN 123
  • Twitter resmi PLN (@pln_123)

 

Semua layanan pengaduan PLN bersifat gratis. Petugas akan datang ke lokasi biasanya dalam waktu 15 - 30 menit setelah laporan diterima.

 

Tips Mencegah Lo Volt Terjadi Kembali

 

Agar tegangan listrik di rumah Anda tetap stabil, lakukan hal-hal berikut:

 

  1. Gunakan kabel berstandar SNI seperti produk dari Wilson Cables yang memiliki konduktor tembaga murni 99,99%.
  2. Periksa instalasi secara berkala, terutama di sambungan utama dan terminal KWH.
  3. Gunakan MCB dan konektor berkualitas, sesuai daya listrik rumah.
  4. Hindari beban berlebih dengan tidak menyalakan semua alat listrik besar secara bersamaan.
  5. Pastikan grounding (pentanahan) berfungsi dengan baik untuk menjaga kestabilan sistem.

 

Wilson Cables: Solusi Kabel Listrik Aman dan Stabil

 

Sebagai produsen kabel listrik terpercaya di Indonesia, Wilson Cables menghadirkan berbagai jenis kabel berkualitas tinggi seperti NYA, NYM, NYY, dan NYAF, yang semuanya telah memenuhi standar SNI dan ISO 9001:2015. Dengan kabel berinti tembaga murni, daya hantar listrik menjadi lebih stabil sehingga membantu mengurangi risiko munculnya peringatan Lo Volt pada meteran listrik Anda.

 

Produk Wilson Cables dirancang untuk berbagai kebutuhan:

 

  • Rumah tangga & gedung
  • Instalasi industri & pabrik
  • Sistem panel listrik dan proyek konstruksi

 

Kesimpulan

 

Tulisan “Lo Volt” di meteran listrik menandakan bahwa tegangan listrik sedang turun di bawah batas normal. Penyebabnya bisa berasal dari sambungan kabel longgar, trafo PLN bermasalah, hingga instalasi rumah yang tidak sesuai standar.

 

Langkah terbaik adalah:

 

  1. Periksa instalasi secara visual.
  2. Laporkan ke PLN melalui aplikasi atau call center.
  3. Gunakan kabel listrik SNI dari Wilson Cables untuk menjaga kestabilan tegangan dan keamanan instalasi rumah Anda.

 

Dengan instalasi yang baik dan komponen berkualitas, Anda tidak hanya terhindar dari masalah “Lo Volt”, tapi juga memastikan aliran listrik di rumah lebih aman, efisien, dan tahan lama.

BUTUH INFORMASI LEBIH LANJUT?
TERHUBUNG LEBIH BAIK
facebook
instagram
youtube
linkedin
tiktok
kabel listrik
Wilson Cables merupakan merk kabel listrik terbaik di Indonesia yang diproduksi oleh PT. Willson Surya Unggul, yaitu perusahaan kabel di Tangerang yang telah berdiri sejak 1989. Sejak awal, kami berkomitmen penuh menghasilkan kabel SNI kualitas tinggi dengan pilihan produk yang lengkap mulai dari kabel bangunan, kabel otomotif, kabel audio, kabel tahan api, hingga kabel untuk penggunaan khusus.
Lokasi Kami
Jl. Veteran No.9A, Kadu Jaya, Kec. Curug, Tangerang, Banten 15810
phone icon
021-5986868 / 0856-8686868
Peta situs
Unduh Katalog Produk Kami
Unduh
kabel listrik terbaik
©2026 PT Willson Surya Unggul. Pabrik & Produsen Kabel Listrik Standar SNI Terbaik. All Rights Reserved