Mengetahui kapasitas daya listrik di rumah tidak harus menunggu petugas PLN datang. Baik Anda menggunakan sistem pulsa (prabayar) maupun sistem tagihan bulanan (pascabayar), informasi mengenai daya terpasang sebenarnya sudah tersedia di panel kWh meter Anda.
Namun, karena informasi tersebut sering kali berupa kode-kode teknis seperti 'CL' atau 'R1', banyak orang yang masih bingung cara membacanya. Mari kita bedah cara mudah menerjemahkan kode-kode tersebut agar Anda tidak salah lagi dalam menghitung beban listrik rumah.
Baca juga: Cara Menghitung Daya Listrik Rumah Beserta Rumusnya

Banyak dari kita menggunakan kWh meter prabayar atau yang lebih akrab disebut kWh token. Namun, tahukah kamu cara mengecek berapa daya listrik (VA) yang terpasang di rumahmu? Caranya sangat mudah, kamu cukup melihat kode CL yang tertera pada MCB (saklar otomatis) di panel meteran listrikmu.
Kode CL ini merupakan penunjuk arus listrik dalam satuan Ampere. Angka di belakangnya menunjukkan kapasitas daya yang bisa dialirkan ke rumahmu. Berikut adalah daftar arti kode CL yang umum digunakan oleh PLN:
CL 2 = Daya 450 VA
CL 4 = Daya 900 VA
CL 6 = Daya 1.300 VA
CL 10 = Daya 2.200 VA
CL 16 = Daya 3.500 VA
Jika kamu ingin menghitungnya secara manual, rumusnya sangat sederhana. Cukup kalikan angka pada kode CL tersebut dengan tegangan standar PLN yaitu 220 Volt. Sebagai contoh, jika MCB kamu tertulis CL 6, maka perhitungannya adalah:
Hasil ini kemudian dibulatkan oleh PLN menjadi kategori daya 1.300 VA.

Berbeda dengan sistem token, pada layanan kWh Pascabayar (bayar setelah pemakaian), informasi daya biasanya langsung tertera pada label atau layar meteran. PLN telah menetapkan standar daya mulai dari 450 VA hingga 2.200 VA ke atas untuk rumah tinggal.
Untuk mengetahuinya, Anda cukup melihat label golongan daya pada cover kWh meter. Sebagai contoh, jika Anda menemukan kode R1/450, berikut cara membacanya:
R1: Merupakan kode untuk golongan pelanggan Rumah Tangga.
450: Menunjukkan kapasitas daya listrik sebesar 450 VA.
Begitu juga jika tertera R1/900 atau R1/1300, maka angka di belakang garis miring itulah yang menjadi indikator daya listrik terpasang di rumah Anda.
Baca juga: Yuk, Cari Tahu Kode Rahasia Meteran Listrik PLN!
Sekarang, sudah tidak bingung lagi kan bagaimana mengetahui kapasitas daya meteran listrik di rumah. Untuk tahu berbagai macam informasi artikel mengenai kelistrikan dan lainnya, kamu bisa terus kunjungi website Wilsoncables.com.
Oh iya, jangan lupa juga untuk memenuhi kebutuhan kabel terbaik dan berkualitas di rumah, kamu bisa beli produk dari Wilson Cables yang sudah jelas berstandar SNI. Jika, kamu ingin berkonsultasi mengenai pilihan kabel yang ingin dipakai, jangan ragu untuk konsultasikan dengan kami, ya. Yuk, #terhubunglebihbaik dengan pabrik kabel Wilson bisa melalui e-commerce dan social media Wilson Cables!
Info Menarik Lainnya:
1. Mengenal Tentang AC dan Konsepnya Dalam Sistem Kelistrikan
2. Memahami Perbedaan Tegangan Medium Voltage dan Low Voltage
3. Backup Listrik Rumah Bila Listrik Dari PLN Padam
4. Harga Kabel Listrik Per Meter Merek Wilson Cables
5. Mengenal Perbedaan Audio Stereo dengan Mono