Keselamatan terhadap bahaya kebakaran merupakan salah satu aspek yang sangat krusial dalam dunia konstruksi, industri, dan instalasi listrik. Dalam upaya meminimalkan risiko kerusakan serta melindungi jiwa manusia dan aset berharga, pemilihan material yang tepat sangat penting, termasuk pemilihan kabel listrik. Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya sistem proteksi kebakaran, istilah seperti kabel flame retardant dan kabel fire resistant kerap muncul dalam spesifikasi teknis maupun peraturan keselamatan kelistrikan pada bangunan.
Meski sering dianggap serupa, keduanya memiliki karakteristik dan fungsi yang sangat berbeda. Artikel ini disusun untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang perbedaan kabel flame retardant dan fire resistant, serta bagaimana memilih jenis yang tepat sesuai kebutuhan.

Kabel ini dirancang untuk menghambat penyebaran api saat terjadi kebakaran. Meskipun kabel ini dapat terbakar ketika terkena sumber panas atau api secara langsung, material pelapis dan isolasinya telah diformulasikan agar menahan api untuk tidak menyebar dengan cepat melalui kabel, dan akan padam seketika saat sumber api hilang.
Kabel flame retardant tidak dirancang untuk tetap berfungsi selama kebakaran, melainkan untuk mengurangi risiko penyebaran api, sehingga memberi waktu lebih bagi penghuni bangunan untuk evakuasi dan mengurangi kerusakan struktur.
![]()
Adalah kabel yang dapat tetap beroperasi atau menghantarkan listrik saat berada dalam kondisi terbakar dalam waktu tertentu (biasanya 30 - 120 menit). Kabel ini dirancang untuk menjaga kelangsungan sistem penting dalam Gedung seperti alarm kebakaran, lampu evakuasi, dan sistem pemadam otomatis.
![]()
Fungsi Utama:
Aplikasi Umum:
Digunakan pada sistem kelistrikan yang tidak memerlukan operasi saat kebakaran, namun tetap harus memenuhi standar keselamatan kebakaran, baik pada bangunan rumah, perkantoran maupun ruang public lainnya.
Fungsi Utama:
Aplikasi Umum:
Digunakan pada sistem kelistrikan yang harus tetap beroperasi dalam kondisi kebakaran.
Kawat konduktor tembaga yang dilapisi oleh PVC dengan formula khusus agar tahan terhadap rambatan api.
Kawat konduktor tembaga yang dilapisi mica tape, bahan khusus berbasis keramik untuk mempertahankan fungsi dan kinerja konduktor saat terbakar. Kemudian baru dilapisi PVC dengan formula khusus agar kabel dapat tahan api.
Memahami perbedaan antara kabel flame retardant dan fire resistant sangat penting dalam menentukan kabel yang tepat sesuai kebutuhan instalasi. Flame retardant mencegah penyebaran api, sedangkan fire resistant menjaga kelistrikan tetap berjalan dalam kondisi kebakaran atau emergensi.
Dengan produk-produk unggulan dari Wilson Cables, tidak hanya mendapatkan kualitas terbaik, tetapi juga solusi tepat guna dalam menghadirkan sistem kelistrikan yang aman, efisien, dan sesuai regulasi keselamatan dan pencegahan kebakaran.