whatsapp
whatsapp
Berita

Informasi Seputar Tips & Trik Kabel Listrik dari Wilson Cables

Sedang ingin mengetahui seputar dunia kabel dan fungsionalitas kabel tersebut sebelum mendapatkannya? Ikuti informasi terbaru tentang dunia kabel dan pabrik kabel Wilson Cables. Kami menyediakan seputar informasi dan edukasi terkini untuk pengetahuan kabel dan arus listrik untuk sobat Wilson. Simak beberapa kumpulan artikel kami di bawah ini. 

Cara Menentukan Ukuran Kabel untuk 3 Phase yang Benar!
28 December 2021

Setelah pada artikel sebelumnya dijelaskan mengenai menentukan ukuran kabel untuk 1 phase, pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai ukuran kabel untuk 3 phase. Untuk tegangan 3 phase biasanya dipakai di gedung bertingkat seperti hotel, apartemen, mall, pabrik atau lainnya. Tegangan standar dari 3 phase adalah 380 Volt, nah darimana kah mendapatkan 380 Volt? Untuk penjelasan lebih lanjut, yuk simak ulasannya berikut ini:

 

Baca Juga: Cara Menentukan Ukuran Kabel untuk 1 Phase yang Tepat!

 

Berikut Cara Menentukan Ukuran Kabel untuk 3 Phase!

 

Tegangan Tiga Phase

Tegangan tiga phase digambarkan dengan tiga garis dengan satu ujung saling bertemu, sehingga setiap garis membentuk sudut 120°. Sudut itulah yang disebut sudut perbedaan antara satu phase dengan phase lainnya sebesar 120°. Lebih jelasnya, kamu bisa lihat pada gambar berikut ini ya!

tegangan 3 phase

Untuk mencari darimana datangnya akar tiga, mari kita coba gunakan perhitungan matematika sederhana, dengan bantuan gambar sebagai berikut:

 cara menghitung tegangan 3 phase

Penjelasan mengenai gambar di atas bisa kamu lihat pada uraian berikut:

Gambar 1 : Representasi dari tegangan tiga phase dan netral, dimana tegangan phase ke netral adalah 220V (VRN=220V, VSN=220V, VTN=220V)

Gambar 2 : Merupakan cuplikan dua buah phase, dimana antara dua phase berbeda sudut 120°

Gambar 3 : Ditarik garis dari R ke S, yang merepresentasikan tegangan antar phase atau VRS

Gambar 4 : Bidang segitiga RSN, dibagi dua dengan menarik garis NA, sehingga terbentuk dua buah segitiga yang memiliki bentuk serupa, dengan sudut RNA=sudut SNA, sebesar 60°.

Gambar 5 : Merupakan potongan segitiga RNA dari gambar 4, dari gambar inilah dasar perhitungan akan dimulai.

Ingat rumus untuk menghitung kaki-kaki segitiga. Dengan mengacu pada gambar 5, didapatkan rumus berikut ini:

 rumus menghitung tegangan

Dari perhitungan di atas, kita lihat kembali ke gambar 4, RS=RA+AS, dan RA=AS, sehingga RS=RA+RA atau RS=2RA, sehingga:

rumus menghitung tegangan 1

Sehingga VRS = 380 Volt

Hal serupa berlaku utuk VST dan VTR

 

Bagaimana Cara Menghitung Daya?

 

Sebelum menghitung daya, pastinya kamu harus mengetahui terlebih dahulu data atau kapasitas elektronik yang akan dipakai.

 

Sebagai contoh PT. Wilson Surya Unggul memiliki pompa air bersih sebesar 7.5 KW, berapa kah ampernya?

rumus menghitung daya 1

Keterangan :

I = Amper ( Amper)

P = Daya (Watt)

V = Tegangan ( 220 V )

Cos Ø = 0.8

  = 1.73

rumus menghitung daya 3

Dari ampere tersebut maka kita diharuskan menggunakan kabel dengan kemampuan  hantar arus yang lebih besar sekitar 125% sebagai safety factor.

 

 rumus menghitung daya 2

 

 

Menentukan Ukuran Kabel

 

Setelah diketahui ampere dengan safety factor, maka ukuran kabel bisa ditentukan sesuai tabel kemampuan hantar arus kabel berikut :

No

Luas Penampang mm²

Ampere yang Digunakan

 

 
   

1

0.75 mm²

12 A

   

2

1 mm²

15 A

   

3

1.5 mm²

18 A

   

4

2.5 mm²

26 A

   

5

4 mm²

34 A

   

6

6 mm²

44 A

   

7

10 mm²

61 A

   

8

16 mm²

82 A

   

9

25 mm²

108 A

   

10

35 mm²

135 A

   

11

50 mm²

168 A

   

12

70 mm²

207 A

   

13

95 mm²

250 A

   

14

120 mm²

292 A

   

 

Maka kita bisa memilih kabel yang bisa menghantarkan arus sebesar 17.82 A, yaitu dengan kabel ukuran penampang sebesar 1.5 mm².

Di bawah ini tabel sebagai contoh perhitungan 3 phase dengan KW yang di ketahui :

No

KW

Tegangan

Ampere

Safety Factor 125 %

Luas Penampang kabel mm²

 

 
   

1

4

KW

380

V

7.61

A

9.51

A

0.75 mm²

   

2

5.5

KW

380

V

10.46

A

13.07

A

1 mm²

   

3

7.5

KW

380

V

14.26

A

17.83

A

1.5 mm²

   

4

15

KW

380

V

28.52

A

35.65

A

6 mm²

   

5

18.5

KW

380

V

35.18

A

43.97

A

6 mm²

   

6

22

KW

380

V

41.83

A

52.29

A

10 mm²

   

7

30

KW

380

V

57.04

A

71.30

A

16 mm²

   

 

Nah, dengan tahapan menentukan ukuran kabel yang akan dipakai dan cara mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Jangan lupa juga untuk memilih jenis kabel yang tepat untuk kebutuhan agar kapasitas yang digunakan pun sudah sesuai.

 

Untuk produk kabel, pastikan kamu memilih Wilson Cables dengan berbagai macam keunggulan yang dimiliki seperti lebih cepat padam ketika terbakar, 99% tembaga murni, pengaplikasiannya mudah, dan menggunakan digital printing marking. Yuk, gunakan produk yang tepat untuk kebutuhan rumah kamu!

 

Artikel Terkait:

1. Mengenal Fungsi MCB dan Jenis-Jenisnya Pada Instalasi Listrik
2. Jenis-Jenis Kabel dan Aplikasi Penggunaannya, Penting Buat Sehari-Hari!
3. Cara Memilih Kabel yang Tepat, Jangan Sampai Salah Pilih!

BUTUH INFORMASI LEBIH LANJUT?
TERHUBUNG LEBIH BAIK
facebook
instagram
youtube
linkedin
tiktok
Wilson Cables merupakan merek kabel listrik terpercaya di Indonesia yang diproduksi oleh PT. Willson Surya Unggul, yaitu perusahaan kabel di Tangerang yang telah berdiri sejak 1989. Sejak awal, kami berkomitmen penuh menghasilkan kabel kualitas tinggi dengan pilihan produk dari kabel bangunan, kabel otomotif, kabel elektronik, hingga kabel untuk penggunaan khusus.
Lokasi Kami
Jl. Veteran No.9A, Kadu Jaya, Kec. Curug, Tangerang, Banten 15810
021-5986868 / 0856-8686868
Peta situs
Unduh Katalog Produk Kami
Unduh
©2022 PT Willson Surya Unggul. Pabrik & Produsen Kabel Listrik Standar SNI Terbaik. All Rights Reserved